Selasa, 12 Mei 2009

semenyedihkan itukah?

ya, apa sedemikian sedihnya?
gue yang terlalu melankolis ato gue yang lebay?
gue merasa hopeless romantic.
yaa sedih aja gitu.
dan mau nyoba tegar kembali tuh susah.
diri gue yang paling dalam minta berontak.
minta gue jujur dan mengakui apa yang gue rasain.
damn.
bah, gue ga mampu nulis pjg lebar lagi nih.
pengen nangis soalnya. *haha, cengeng kn?*

Sabtu, 09 Mei 2009

*sigh*

hufh.
too tired with my life.
bingung banget, kenapa ketika gue udah berusaha jujur dengan menjawab apa yang orang tanyakan, malah gue dianggep bohong. padahal ya gue udah menjawab dengan jujur apa yang gue rasakan, ya gue emg udah biasa aja kok. dan memang gada pihak yang salah dan pihak yang benar disini, cuman salah pengertian aja lahh. SUER GUE BIASA AJA KOK. yampun gregetan gue, gimana ya cara ngeyakininnya? emgnya kalo sikap gue beda dari yang biasa knp? masa ga boleh berubah.. boleh kan manusia terkadang menginginkan perubahan dalam dirinya.
tapi gue tekenin sekali lagi kalo gue emg udah biasa aja. beneran deh..
(ini gue nulisnya sampe bner2 gemes binti gregetan deh.. tapi gue bukan marah. tolong bedakan ya!)
gue gatau nih harus ngmg kyk apa lagi. knp ya manusia itu kadang sukanya bikin praduga gitu? ga percaya pula sama kenyataan. gak yakin pula. bingung yaa.
padahal nih ya gue tuh bener2 ga ada perasaan apapun lagi, kalo gue udah bilang "gpp" ya berarti ggp dan emg biasa aja. trs sikap gue ya emg gini kok. kok ya masih aja diungkit.. ngga capek po? nek ho'oh, mbok yowes, dilupain aja gak usah terlalu dalem dipikirin. nanti gue yang udah biasa aja dan gpp ini malah berubah jadi emosi ato mrh gmn? yo kn malah tambah pjg to? malah ga selese2 to? aku yo sakjane ora gelem nggolek perkoro kok, ora ono pikiran opo2. nek sikapku wagu yo piye meneh, mbok takon kono karo konco2ku, ak yo kadang iso dadi galak, jutek opo judes. nek ra percoyo yo monggo. mumet tenan cah, njelimet bgt yo. kyk benang kusut aja, yang tadinya udah mau jadi gak kusut malah jadi agak kusut lagi karena ada sesuatu.
nek meh nangis ki malah bingung, ngopo mesti aku nangis. wong sakjane mek gur simpel kok masalah e. tenanan dab, aku ra ngapusi. cen wes ora opo2 kok. ora ono sisa perasaan apapun.

Jumat, 08 Mei 2009

najis syalalala...

najis!
tai!
anjrit!
sial!
sapi!
damn!
kuso!
f*uck!
s*hit!
bangke!



hahaha. kaget? engga? great. yup gue lagi pengen memaki-maki, mengumpat-umpat ato apapun istilahnya.. damn. gue gatau knp emosi (tp gbs dibilang emosi), gue jengkel setengah mati. damn damn damn!!! gue bener-bener gatau apa yang harus gue lakuin, gue serba salah dan bingung mampus!! tai. anjrit. bangke. dodol.

kuso! knp sih emgnya? lantas saya harus gimana ya? (serius mikir)
rasanya semua yang gue lakuin berakibat fatal dan buruk. apakah saya harus mengunci diri dan mengurung diri?


mau tau jawaban gue? OGAH banget deh yaa, males bgt gue kalo disuruh mengunci diri sendiri. gue pengen bisa bebas berekspresi tanpa menimbulkan efek samping apapun (tp klo baik gue mau!). damn, sayangnya untuk saat ini belum bisa tercapai. haha(tertawa hambar) betapa menyedihkannya saya.
bodo amat deh sama yang orang pikir. mereka kan mikirnya cuman 'sempit'. mo nanggepn gue buruk silahkan, baik ya monggo. bukan urusan gue. yang tau gue adalah diri sendiri, DIA dan keluarga.. selebihnya ya gue anggep nol(a.k.a ga ngerti dan belum mengerti)deh, (bodo amat lo bilang gue jahat), tapi bukan berarti gue melupakan temen yang benar2 merupakan teman bagi gue. mereka itu berharga banget bagi gue, tapi kl mereka ga mau dihargai yaa terserah, i don't fu*cking care! hell no. HAHA

so silahkan aja deh yang mau ribet2 dengan praduga dan prasangka mereka terhadap gue (or others), ya gue cuman bisa bilang kalo yang dilakuin org2 kyk gitu itu nyapek2in diri, malah gbs buat idup lo enteng, malah tambah berat.. siapa suruh hal sepele dipikirin ampe rambut ubanan (LEBAY) hahaha.. *piiisss ^^;
dan yang pasti kalo orang udah niat baik tapi dianggap jelek sih nanti bakal dapet karma yang baik klo bisa ngelewatin cobaan, dan org yg udah langsung bikin dugaan aneh bin ajaib pasti ada karma tersendiri juga. dan gada pihak yang paling bener dan patut untuk 'dibela' ataupun 'dikasihani' dan gada juga pihak yang 'paling bersalah', yang ada adalah cuma sekumpulan manusia-manusia biasa yang masih sering khilaf dan terbuai oleh kenikmatan duniawi.

makanya take it easy aja. easy going. ikhlasin yang udah terjadi dan udah lewat, gada gunanya mengumpat dan menyesalinya. hidup itu bakal jadi indah kalo elo buat hal2 disekitar lo indah. dan jangan sering2 negative thinking, it's not good for ur aura and ur feeling. trust me (it works! ahaha, iklan L-MEN abs. hihi)

dan kenapa gue gajdi misuh2 yaa? haha, udah agak lega sih ternyata dan makasih buat teman saya yang selalu setia mendengarkan dan membantu saya memberikan masukan2 buat saya. :))

Selasa, 05 Mei 2009

malam lagi

yap, lagi-lagi malam datang. suara jam dinding berdetak nyaring di kamarku, hanya ada laptop dan hape yang menemaniku malam ini. kadang rasa sepi menusuk hatiku, pilu rasanya. sepi, kosong, pucat, hambar kira-kira seperti itulah gambaran kehidupanku belakangan ini. selalu saja terjerumus ke dalam suatu masalah yang tak ingin kumasuki. hidupku tanpa warna, kalaupun ada mungkin warnanya hanya abu-abu pucat, ya sepucat diriku yang makin letih menghadapi berbagai hal dan rintangan yang datang. tubuhku yang tampak dari luar adalah sesosok yang tegar dan sehat, akan tetapi aku rapuh di dalam dan sangat tidak sehat. ingin rasanya membuang topeng dan cangkangku ini, agar aku bisa melepas bebanku sejenak saja. tapi waktu tidak mengizinkanku untuk melepaskannya, aku masih harus memakai topeng dan cangkangku yang sudah sangat berat, berat oleh kotornya dosa duniawi yang kubuat dan kebodohan-kebodohan yang kulakukan sepanjang hidupku. aku sangat merindukan warna-warna pelangi dalam hidupku, warna warni indah dan cerah yang membuatku bisa tersenyum tulus dari lubuk hatiku. tapi, rasanya warna tersebut tak kunjung datang. selama menunggu, aku selalu berusaha berbuat kebaikan dalam hidupku, aku selalu berusaha membuat orang-orang di sekitarku merasa nyaman dan bahagia. aku tidak ingin menyusahkan mereka, namun sepertinya takdir berkata lain, tidak selamanya hidupku mulus dan apa yang kuinginkan itu terwujud. takdir terus menjadi guruku yang sangat keras, dia menggemblengku sedemikian rupanya agar benar-benar tegar, kuat dan tabah menghadapi ujian yang diberikan oleh kehidupan yang merupakan misteri terbesar bagi aku yang manusia biasa ini. kadang aku merasa tak sanggup dan ingin melarikan diri, tapi itu adalah tindakan pengecut dan aku tak ingin menjadi pengecut atau pecundang. nyatanya, aku telah menjadi seorang pecundang sejati, aku tak mampu menghadapi kehidupan, tapi aku selalu berusaha dengan kemampuan maksimalku.
malam lagi, sudah berapa malam kulewati, tapi aku belum tahu bahkan belum mendapati apa saja yang sebenarnya telah kulakukan selama hidupku? selama aku beraktivitas dari pagi hingga sore hari. apakah ada manfaat yang kudapat? apakah ada pelajaran berharga mengenai kehidupan yang kudapat? entahlah, aku belum bisa menjawabnya untuk saat ini, mungkin aku masih butuh waktu buat menjawabnya.
malam lagi, dan aku masih sendiri, bergelut dengan pikiran dan diriku sendiri. berusaha memahami karakter diri sendiri dan mencoba untuk melakukan yang terbaik buat diri sendiri dan orang lain. merenungi semua hal yang sudah dilakukan, mencoba mengambil intisari dari sebuah kegiatan yang telah terjadi, mencoba bersabar atas segala hal, mengikhlaskan semua yang sudah lewat, berharap untuk bisa menyongsong hari esok dengan senyuman dan hati riang gembira, mencoba memulihkan kondisi jiwa dan raga, belajar untuk mendekatkan diri pada-Nya, berusaha mensyukuri semua yang telah diberikan, memikirkan apa yang akan dilakukan untuk menuai masa depan yang cerah. masih memikirkan berbagai macam hal yang berkecamuk di dalam otak, mencoba untuk berfikir secara rasional dan menggunakan nalar, mengimbangi antara perasaan dan logika serta menggunakan akal sehat. masih sangat banyak yang aku pikirkan di malam ini dan mungkin malam-malam selanjutnya.
malam lagi, ingin kuakhiri malam ini dengan mendengarkan lagu yang dapat membuatku merasa relax dan mengantarkanku menuju rasa kantuk, kantuk yang dapat membuatku untuk tidur, mengistirahatkan sejenak badan dan pikiranku sejenak dari dunia ini. ingin rasanya tenggelam dalam kolam ketenangan dan kenyamanan serta kedamaian. aku sangat merindukan dan menantikan masa-masa seperti itu datang kembali dalam hidupku, ikut serta dalam mewarnai hidupku. sayangnya aku tak tahu kapan masa itu akan datang, selama menunggu aku akan mencoba menikmatinya dan menjalankannya dengan tulus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan. aku berdoa agar aku bisa kuat dan tegar, sehingga nantinya aku akan menjadi sesosok manusia yang 'matang' dan siap terjun kedalam kehidupan serta lika-liku yang dimilikinya.

Senin, 04 Mei 2009

cerita si TANIA C.S

well this story belongs to her. saya cuman meminjamnya dan memindahkannya. (tapi ini bukan plagiat). dia bercerita pada saya dan saya terinspirasi untuk menuliskannya dalam bentuk sebuah cerpen (mungkin)

tania tiba-tiba ngampirin gue. mukanya sedikit kusut dan matanya sembab. ekspresi yang digambarkan wajahnya ialah ekspresi frustasi dan kebingungan seolah-olah dia itu habis kalah taruhan judi. well, gue tentu cukup heran kenapa dia harus punya raut wajah jelek itu di mukanya, padahal biasanya mukanya selalu dihiasi senyuman ceria dan semangat. gue hanya bisa nebak kalo dia punya suatu masalah yang benar-benar buruk. tania minta gue buat ngeluangin waktu karena dia mau curhat. tania minta gue pulang kuliah nunggu dia di depan kampus. dia mau jemput gue disana. ternyata dugaan gue bener. kalo engga, gak mungkin banget si tania -yang kuliahnya beda kampus sama gue- nyamperin gue di kantin kampus gitu aja. gue menyetujui idenya itu dan dia langsung pergi setelah menghabiskan nutrisari icenya. gue gak sabar nunggu jam kuliah selesai, rasanya lambat banget waktu berjalan dan gue pun mengumpat-ngumpat dalam hati. akhirnya jam kuliah selesai juga tepat jam 11 siang, sambil jalan keluar kelas gue meng-sms si tania, hanya mengabarkan kalo gue udah selesai kuliah dan nungguin di depan kampus. tania gak bales sms gue tapi malah nelepon gue. ya intinya dia lagi on the way mau jemput gue. gue nunggu tania sambil dengerin lagu dari hape gue, setelah 15 menit nunggu di bawah pohon, tiba-tiba mobil swift biru berhenti di depan gue, kaca sampingnya terbuka dan dari sisi pengemudi tania teriak ke gue nyuruh gue cepetan masuk. selama perjalanan menuju cafe jazz, tania diam seribu bahasa tapi raut wajahnya gelisah, hanya musik dari DJ Tiesto saja yang terdengar dan gue juga gak minat mulai pembicaraan biar tania bisa konsen ke jalanan yang cukup padat hari itu.
sesampainya di cafe jazz gue dan tania langsung milih tempat yang udah direserved tania via telepon. tania milih tempat yang cukup private dan bertuliskan "smoking area" yang membuat gue sedikit memutar otak, karena setau gue tania gak ngerokok. setelah milih menu yang ada, tania ngeluarin sebungkus rokok Avolution menthol dan mulai menyalakannya. gue kaget banget ngeliatnya, karena ya seorang tania merokok? hello, for God sake, gak mungkin! berarti ada masalah yang bikin tania jadi frustasi abis sampe-sampe dia jadi kayak gitu. tania malah nyengir ngeliat gue shock, terus dia bilang ke gue kalo dia udah mulai aktif menghisap- si nikotin- berbahaya- tapi- enak- itu selama 3 hari belakangan karena dia udah males banget dan bingung.
tania lagi berurusan sama cewek yang-sangat -menyebalkan-yang -gue-ga- pernah-ketemu temen sekampusnya, cewek itu ternyata seorang pembohong, menggunakan kata-kata manis dan enak didengar tapi nyatanya cewek itu mengumpat di belakang tania, bahkan sesumbar kepada teman kampusnya. tania jelas super bingung dan super sebal. cewek itu yang-ternyata-bernama-tia dihadapannya selalu baik dan mengatakan tidak apa-apa, tapi belakangan tania tau bahwa kata "tidak apa-apa" itu hanya kebohongan dan kamuflase. sebenarnya "tidak apa-apa itu menjadi "apa-apa" dan tania gak ngerti sama sekali, padahal tania merasa tidak pernah berbuat apapun yang menyakiti tia secara frontal. dan kesimpulan yang gue dapet dari cerita si tania -yang-udah-ngabisin-hampir-separuh-bungkus- kalo mereka itu lagi 'perang' tapi gue gamau ikut campur juga sih, males aja. gue cuman bisa nyaranin sama tania kalo orang kayak gitu didiemin aja, masih banyak yang perlu dipikirin selain orang itu, kuliah, hidup dan yang lain. yah gue cuman bisa bilang itu sih, soalnya gue ga rela aja kalo tania jadi pecandu aktif rokok gitu, terus jadi patah semangat gara-gara masalah itu. menurut gue (lagi), masalahnya cuman salah paham doang. sebenernya ga serumit yang tania pikir. gue cuman bisa mengamati tania -yang-kayak-zombie-idup- melamun dan memandang asbak dihadapannya. gue sama tania makan dengan tidak bersemangat, gue pengen banget neriakin dan ngucapin kata-kata penyemangat tapi gue ga ngelakuin, karena gue benci kalo cuman bisa ngomong doang, gue pengen bisa neglakuin hal positif yangbisa negbantu tania. gue tau tania sebenernya pengen nangis, tapi dia tahan itu, she tried to be tough, tapi gue tau dia gak bisa negboongin dirinya sendiri dan gue.

ahh, udah ah saya capek mengingat-ingat percakapan yang terjadi dan saya sangat malas kalo anda mau tau. saya gak peduli dengan apa kata orang dan apa anggapan orang, karena orang itu belum tentu mengerti duduk perkara yang sebenarnya dan kenyataan yang ada.
end of this problem.

Sabtu, 02 Mei 2009

Cancer

•Batu kelahiran: Mirah Delima

•Yang Anda sukai: Menghabiskan waktu dirumah, berkumpul bersama keluarga, membuat pizza bersama teman-teman, dan mendengarkan musik lembut.

•Yang tidak Anda sukai: Film keras, orang yang meneriaki Anda, dan dikecewakan oleh orang yang Anda sayangi. •Kemampuan terbaik Anda: Memuji orang lain, menjadi pendengar yang baik, dan menjadi rekan yang dipercaya dan setia

•Diri Anda yang dalam: Anda ingin ketenangan lebih dari segalanya. Rumah sangatlah penting untuk Anda dan jika ada permasahalan keluarga, Anda akan mudah putus asa.

•Karir Anda: Menjadi musisi, jurnalis, dekorator interior, ataupun chef.

•Busana: Orang Cancer cenderung memiliki selera sederhana: baju longgar dengan kain natural dan warna gelap. Anda lebih menyukai baju yang tidak repot dipakai, tetapi tidak berarti Anda tidak suka untuk membuatnya tampak glamor, terutama ketika mood Anda sedang pas.

•Sebagai teman: Anda adalah orang yang lembut yang mungkin akan sangat posesif kepada teman Anda. Jika seseorang membuat Anda kecewa, anda mungkin akan ngambek selama berhari-hari. Tetapi jika Anda merasa aman, maka pribadi Anda yang murah hari akan segera mengambil alih, dan teman Anda akan dimanjakan habis-habisan.

belajarlah dan sedikit pahamilah tentang karakter saya, karena saya perlu kalian semua mengerti bagaimana saya. well, thanks.


:)

sisi melodramatis

apa sih sebenernya yang disebut sisi melodramatis itu?
gue engga tau tuh, tapi kenapa gue jadiin judul blog ya??
kaga tau juga ini knp gue nulis itu.
well mungkin sedikit gue merasakan hal itu.
(tp gtau juga deng, bingung kn? sama. haha)

ya jadi gini yaa,, sebagai seorang cewe, saya merasa kadang sisi emosional saya keluar lebih banyak dari porsi yang dianjurkan. dan sisi itu membuat "logika" saya kalah dengan "perasaan dan intuisi" saya. pokoknya sekarang ini saya merasa, sesuatu telah terjadi antara saya dan teman2 saya (yg tidak bisa anda simpulkan sebagai teman saya yang itu2 saja). entah kenapa rasanya ada aja yang terjadi dan adaa aja yang gabisa saya mengerti dari mereka. kadang tuh gak pas aja porsinya. terus kadang saya merasa mereka memakai "topeng" dan tidak menunjukan karakter asli mereka. yaa ibarat kata, lain di mulut lain di hati. haha..
dan saya juga merasa ada "selubung-selubung" yang menyelimuti mereka. ok well, hal itu lumrah. gak semua orang bisa ngebuka semua "topeng" dan "selubung" mereka. tapi apa perlu mereka mengumbar rasa yang "tidak enak" kepada semua orang? tapi di depan saya, mereka semua mengumbar rasa yang "enak". itu sih sama saja dengan membohongi saya dan diri mereka sendiri (ini menurut saya pribadi). jadi kan gue bingung harus gimana dan berbuat apa, karena ngelakuin A gue salah, ngelakuin B juga gue salah. tapi gue gak ngapa2in juga salah. lah, lantas gue harus gimana dong? bingung tauk ga sih jadinya. oke, gue harus nempatin diri dan sesiuai dengan kondisi yang ada. lah kalo lagi gak mood gmn? (mksdnya bkn gue loh ya!) kan jadinya serba salah banget dong.
pusing kan? ribet kan? kalo mikir ngikutin perasaan gue sih, kenapa ya mereka kyk gitu? apa iya gue segitu "jahat dan buruk" di mata mereka? dan ga ada baek2nya dari gue? sehingga mereka 'rela' memakai topeng yang jelek itu di muka mereka. padahal gue udah berusaha semaksimal mungkin agar orang2 yang berhubungan sama gue itu bisa jadi bahagia dengan kehadiran gue, jadi gue kayak ngebawa sesuatu yang baik. tapi kenyataan kayaknya gak gitu deh, malah kebalikannya mungkin. mereka semua jadi "ketiban siyal" kalo berurusan dengan gue, gue cuman selalu nyusahin dan ngerepotin, bahkan gue mengganggu.
kenapa ya kalo gue udah niat baik pasti ada aja yang ngancurin niatan gue itu, padahal ya gue tulus kok dan gue tidak ada prasangka apa2. gue ini 'bebas' kok. dan kalo emang misalnya gue salah ya maaf dan tolong kasih tau, jadinya gue gak serba salah dan menjadi bingung. karena gue itu paling ga doyan kalo gue salah tapi gue ga ditegur ato apa eh tapi malah jadi omongan yang buruk karena kesalahan gue. yaa namanya kan manusia yang gak selamanya benar. dan gue cuman cewe biasa yang benar2 sedang belajar tentang aneka rupa dan seluk beluk kehidupan. gue juga masih bisa salah dan memperbaiki diri serta belajar dari kesalahan2 yang gue perbuat.

waduh kok gue jadinya curhat panjang lebar begini? hehe
waahh,keterusan nihh, jadi gak enak, hahaaha.
tapi yaa bagi pembaca, ini sama sekali gada niatan nyinggung siapa2, gue cuman ngeluarin semua yang ada di hati dan otak gue kok biar gue ga "keberatan", khakhahaha....
yaa tapi gue mau mengakui satu hal, gue emg kdg kekanakan dan seperti anak kecil yang ngeyel dan bandel dan gamau dikasih tau, tapi kdg gue juga bisa dewasa ketika gue dikasih kesempatan dan ketika gue merasa harus bersikap dewasa.
dan maaf ya kalo misalnya isi postingan ga sesuai dengan judul.
(gue bnr2 blm mudeng arti melodramatis, hahaha. memalukan!)