beberapa hari ini bisa dibilang seminggu ini, gue selalu insomnia. selalu tidur diatas jam 12 dan terbangun diatas jam 10. crap, I hate it! because I can't wake up earlier and doing many things.. grrrrrr >< ><
gue udah nyoba semua usaha biar gue bisa tidur lebih awal, tapi gak mempan! masalahnya bangun siang banget itu gak enak sama sekali, dan membuat badan gue gak fit at all~~ pokoknya menurut gue gak bagus aja..
so,gue butuh cara jitu biar bisa tidur cepat. dan biar bisa memulai hari dengan lebih baik. oh God~~~ *heavy sigh*
Senin, 12 Desember 2011
Minggu, 11 Desember 2011
sweet ESCAPE :)
uhm meskipun agak telat posting, tapi gada salahnya kan. haha
jadi ceritanya gue agustus kemarin sempat main ke Singapore meskipun cuman sehari semalam, awalnya cuman sehari pagi dateng sore pulang, tapi karena ketinggalan ferry akhirnya nginep dulu deh. disana gue punya kenalan, cowok sebut saja mr.Moren jadinya gue dan teman gue ada tour guide, sayangnya belum semua sudut Singapore kita jabanin karena waktu gak cukup, but it was fun, really :) :)
gue disini bakalan menyuguhkan gambar-gambar yang mewakili keberadaan gue di Singapore (sama si mr.Moren dan temen gue tentunya), biarkan gambarnya yang bercerita. hahahaha.. meskipun gak semua gambar ditampilin (banyak bangettt) -___-"a
please enjoy it :)












jadi ceritanya gue agustus kemarin sempat main ke Singapore meskipun cuman sehari semalam, awalnya cuman sehari pagi dateng sore pulang, tapi karena ketinggalan ferry akhirnya nginep dulu deh. disana gue punya kenalan, cowok sebut saja mr.Moren jadinya gue dan teman gue ada tour guide, sayangnya belum semua sudut Singapore kita jabanin karena waktu gak cukup, but it was fun, really :) :)
gue disini bakalan menyuguhkan gambar-gambar yang mewakili keberadaan gue di Singapore (sama si mr.Moren dan temen gue tentunya), biarkan gambarnya yang bercerita. hahahaha.. meskipun gak semua gambar ditampilin (banyak bangettt) -___-"a
please enjoy it :)
berubah
mendadak gue merasa gak nyambung dengan keadaan sekitar, gue gak lagi mengerti akan pemikiran mereka atau topik apa yang mereka bicarakan. gue merasa jauh. yah paling gak, yang gue rasain seperti itu sekarang. jadi diluarnya aja kayaknya gue nyambung atau cuek tapi sebenarnya di dalam tuh gue bingung banget apaan sih yang terjadi belakangan ini? ditambah sepertinya gue kehilangan kepercyaan diri dalam arti gue kadang gak kenal diri gue sendiri dan gue juga gak mengenal mereka yang berada di sekitar gue. they changed, I mean it. bukannya gak boleh, but i felt like a stranger among them. what the hell i happen? honestly, I'm curious. kalo gue tanya toh jawabannya juga gak bakalan memuaskan rasa ingin tahu gue dan gak akan menjawab kebingungan gue.
lagi-lagi, apakah ini juga salah gue? salah gue dalam bersikap dan bertutur kata? uhm, seriously I don't get it. gue introspeksi diri dan MEMANG mengakui bahwa gue tuh kadang sangat menjengkelkan dan tidak ramah, but hello~~ kalian udah berapa lama sih kenal gue? dan kayaknya gue gak sering kok bersikap menyebalkan. apa yang gue lakukan selama beberapa hari belakangan adalah mencoba untuk vokal dan mengutarakan apa yang ada di kepala dan yang gue rasain, gue mencoba jujur kepada diri sendiri dan orang lain bahwa gue bisa tegas dan mengambil sikap bukan cuma diam dan mendengarkan. gue bisa ngasih pendapat dan masukan juga. it's time to speak up. tapi gue gak tahu ada apa dengan mereka tapi sepertinya ketika gue berusaha jujur dan menunjukkan siapa gue, gak ada dukungan dari lingkungan sekitar (well, sebenernya sih ada), mereka cenderung bersikap pura-pura di hadapan gue, oh c'mon emangnya gue sebego itu apa sampe gak nyadar? oh please~! bahkan dengan beberapa orang yang gue anggap cukup dekat aja ternyata sekarang jadi gak nyambung. damn~~!
kemudian lagi-lagi gue introspeksi diri, memang akhir-akhir ini gue JARANG bersama dengan mereka, jarang memiiki dan meluangkan waktu sama mereka. KARENA gue ada urusan lain, trus juga karena gue merasa tidak nyaman berada di tempat itu (dengan berbagai faktor eksternal) dan alasan yang terakhir adalah gue udah jarang ngampus. jadi ya mungkin karena kurangnya komunikasi dan kebersamaan maka terciptalah atmosfer ajaib yang gak enak ini (menurut gue). memangnya kalo gue udah jarang beredar di lingkungan itu terus gue menjadi outsider? lantas gue jadi alien gitu kalo nggak ikutan macam itu? oh please, berada di lingkungan gitu tuh gak ngebikin lo semua jadi anak paling populer kan? nggak ngebuat lo eksis juga kan? so please deh gak usah berlagak banget. gue menarik diri dari lingkungan itu ya gue mulai merasa sudah tidak terlalu bermanfaat lagi, malah justru kadang membuang waktu, semakin kesini menurut gue semakin beralih fungsilah tu lingkungan. kalo gue gak ikutan atau join ke dalam "lingkaran" itu tuh rasanya gue gak bakal dianggep atau didenger atau bahkan bakalan diacuhkan. rasanya kayak (kalo boleh mengutip pernyataan teman) "forever alone". oh betapa malesnya gue.
yeah tidak apa kalo gue menjadi forever alone karena masih banyak hal yang bisa gue lakuin with or without you guys. dunia gue gak bakal jadi runtuh atau sepi karena kalian bersikap gitu, justru menurut gue, langkah yang gue ambil itu tepat jadinya gue bisa melihat keluar dari "lingkaran" itu, lebih banyak hal-hal baru yang bisa gue coba. jadinya gue bisa "berani" melangkah, dan tetep aja gue masih tetap menjaga hubungan dengan lingkungan diatas tapi tidak terlalu "terikat". terserah aja deh mau menganggap gue apaan, yang pasti gue udah mencoba yang terbaik, kalo ternyata dan pada kenyataannya gue gak bisa "nyambung" lagi dengan mereka, ya berarti itu gue harus meninggalkannya sebagai kenangan baik selama gue hidup di Jogjakarta. saatnya bagi gue membuka cakrawala baru. meskipun pemikiran-pemikiran gue kadang diluar pemikiran orang lain, cara kerja gue yang beda dari orang-orang dan mungkin gue dianggap terlalu galak, menyeramkan dan jutek, omongan gue nyelekit dan bahkan gue gada lembut-lembutnya as a woman, but this is the real me. you just know me from the outside you don't know me from the inside, so don't you dare make an opinion about me if you don't know me well.
I trying to be them, but I'm NOT following them. I have my own ability, just try to realize it and feel it, emang sih gue agak ajaib dan gak bisa ditebak, tapi coba deh jangan cuman liat dari satu sudut pandang pribadi/kelompok, coba pikir dari dua sisi jadi gak bakalan salah paham/persepsi tentang gue.
lagi-lagi, apakah ini juga salah gue? salah gue dalam bersikap dan bertutur kata? uhm, seriously I don't get it. gue introspeksi diri dan MEMANG mengakui bahwa gue tuh kadang sangat menjengkelkan dan tidak ramah, but hello~~ kalian udah berapa lama sih kenal gue? dan kayaknya gue gak sering kok bersikap menyebalkan. apa yang gue lakukan selama beberapa hari belakangan adalah mencoba untuk vokal dan mengutarakan apa yang ada di kepala dan yang gue rasain, gue mencoba jujur kepada diri sendiri dan orang lain bahwa gue bisa tegas dan mengambil sikap bukan cuma diam dan mendengarkan. gue bisa ngasih pendapat dan masukan juga. it's time to speak up. tapi gue gak tahu ada apa dengan mereka tapi sepertinya ketika gue berusaha jujur dan menunjukkan siapa gue, gak ada dukungan dari lingkungan sekitar (well, sebenernya sih ada), mereka cenderung bersikap pura-pura di hadapan gue, oh c'mon emangnya gue sebego itu apa sampe gak nyadar? oh please~! bahkan dengan beberapa orang yang gue anggap cukup dekat aja ternyata sekarang jadi gak nyambung. damn~~!
kemudian lagi-lagi gue introspeksi diri, memang akhir-akhir ini gue JARANG bersama dengan mereka, jarang memiiki dan meluangkan waktu sama mereka. KARENA gue ada urusan lain, trus juga karena gue merasa tidak nyaman berada di tempat itu (dengan berbagai faktor eksternal) dan alasan yang terakhir adalah gue udah jarang ngampus. jadi ya mungkin karena kurangnya komunikasi dan kebersamaan maka terciptalah atmosfer ajaib yang gak enak ini (menurut gue). memangnya kalo gue udah jarang beredar di lingkungan itu terus gue menjadi outsider? lantas gue jadi alien gitu kalo nggak ikutan macam itu? oh please, berada di lingkungan gitu tuh gak ngebikin lo semua jadi anak paling populer kan? nggak ngebuat lo eksis juga kan? so please deh gak usah berlagak banget. gue menarik diri dari lingkungan itu ya gue mulai merasa sudah tidak terlalu bermanfaat lagi, malah justru kadang membuang waktu, semakin kesini menurut gue semakin beralih fungsilah tu lingkungan. kalo gue gak ikutan atau join ke dalam "lingkaran" itu tuh rasanya gue gak bakal dianggep atau didenger atau bahkan bakalan diacuhkan. rasanya kayak (kalo boleh mengutip pernyataan teman) "forever alone". oh betapa malesnya gue.
yeah tidak apa kalo gue menjadi forever alone karena masih banyak hal yang bisa gue lakuin with or without you guys. dunia gue gak bakal jadi runtuh atau sepi karena kalian bersikap gitu, justru menurut gue, langkah yang gue ambil itu tepat jadinya gue bisa melihat keluar dari "lingkaran" itu, lebih banyak hal-hal baru yang bisa gue coba. jadinya gue bisa "berani" melangkah, dan tetep aja gue masih tetap menjaga hubungan dengan lingkungan diatas tapi tidak terlalu "terikat". terserah aja deh mau menganggap gue apaan, yang pasti gue udah mencoba yang terbaik, kalo ternyata dan pada kenyataannya gue gak bisa "nyambung" lagi dengan mereka, ya berarti itu gue harus meninggalkannya sebagai kenangan baik selama gue hidup di Jogjakarta. saatnya bagi gue membuka cakrawala baru. meskipun pemikiran-pemikiran gue kadang diluar pemikiran orang lain, cara kerja gue yang beda dari orang-orang dan mungkin gue dianggap terlalu galak, menyeramkan dan jutek, omongan gue nyelekit dan bahkan gue gada lembut-lembutnya as a woman, but this is the real me. you just know me from the outside you don't know me from the inside, so don't you dare make an opinion about me if you don't know me well.
I trying to be them, but I'm NOT following them. I have my own ability, just try to realize it and feel it, emang sih gue agak ajaib dan gak bisa ditebak, tapi coba deh jangan cuman liat dari satu sudut pandang pribadi/kelompok, coba pikir dari dua sisi jadi gak bakalan salah paham/persepsi tentang gue.
Jumat, 09 Desember 2011
KARAOKE, yeayy!! :D
today was happy :)
dimulai dari kuliah (ya saya memang masih kuliah, satu saja) metode dan praktek penelitian sejarah di jurusan sejarah. ngobrol dengan dosennya membahas masalah tugas akhir yang "cukup" berat: membuat skripsi versi mini, o yeah~! jadi mau gak mau (harus mau) gue kudu nge-garap itu skripsi mini, haha. menyenangkan lho kuliah di jurusan sejarah, gue dapet pengalaman baru dalam hal menerima pelajaran, ternyata dosennya lebih atraktif dengan mahasiswa jadi ya mahasiswanya gak segan-segan bertanya dan memperhatikan dengan 'ikhlas' materi yang disampein dosen. ikhlas disini dimaksudkan mahasiswanya sumringah begitu dosen datang dan memberi materi gak kayak pengalaman gue di sastra jepang, hanya beberapa dosen aja yang bisa begitu. bukan berarti gue membandingkan lho, cuma opini aja dan no offense :) :) semua punya style dan ciri khas masing-masing kan :D
lanjut siangnya sembari nunggu orasi calon ketua HIMAJE (Himpunan Mahasiswa Jepang)gue ngisi perut dulu, haha. ohya, yang agak nyebelin (sedikit) dari orasinya ini ialah tempatnya berubah dadakan, dari suatu sudut kampus menjadi di gedung lantai 3, daaann FYI, rapatny juga diundur satu jam. memang sih ada alasan logis dibalik itu semua, tapi..tapi..tetep aja agak-agak kurang pro sih (menurut gue) #Nyinyir but it was happened, no regret :P
trus tadi juga ada kejadian lucu dan menyenangkan between me and HIM (again), hahahahaha... yah gue ga munafik dan menampik fakta bahwa gue senang dengan apa yang sudah terjadi, masalahnya gue ga mau nganggep terlalu serius karena yaa ada pengalaman pahit (yang sangat panjang kalo diceritain) yang udah pernah gue rasain, haha :D
jadinya ya gue berusaha biasa dan tidak terlalu memikirkannya, karena bisa aja dia pun begitu ke orang (baca: cewek)lain kan, kekekekekk... *gila gue drtd ktawa trs*
sepenggal kejadian diatas cukup membuat gue gak bad mood.
dan puncaknya adalah KARAOKE, yes KARAOKE. yup, bermodalkan 4 orang geje yang terdampar di gurun orasi calon ketua HIIMAJE (baca: cencen, mayang, adit dan emir) memutuskan untuk karaoke setelah mendengar visi dan misi dari para calon tsb. awalnya kami mau ketambahan satu anggota lagi si sarah fithry atau lebih akrab dengan sapi :P
namun apa mau dikata, doi membatalkan utk ikut karaoke. akhirnya pergilah 4 utusan ini ke dunia bernama INUL VIZTA di ring road (ntahlah gtau gue) Jogja, yaudah kita dapet di small room dan mulailah kami nyanyi-nyanyi ga jelas, dari lagu korea-korea yang lagi nge-hip (dan cukup tau aja, ternyata emir dan adit itu jago cuy) ampe ke bollywood, mulai dari nilai 70-99 kita dapetin, hahahaha, joget2 ga jelas juga, yaa pokoknya kita ber-4 itu udah sebodo amat deh mau suara sumbang bin fals ampe merdu dan sesuai irama, yang penting have fun :) :)
terakhir ditutup dengan duet mayang adit nyanyi kuch-kuch hota hai (sori kalo penulisannya salah)suer deh angkat jempol buat adit, suaranya ud nyaingin sharukh khan, eh tyt si emir juga pengen ber-india ria nyanyi jugalah satu lagu terakhir (lupa judulnya) dan lagi-lagi dia juga bernyanyi dg baik bahkan ampek cengkok-cengkoknya dah, gue ama mayang cuman bisa "kyaaa..kyaaa, whhoaaa..., sasugaaa..." saking kaget mengetahui fakta terpendam ini, hehehhe...
nah pas mau bayar ini lucu banget, awalnya si mayang dengan pedenya bilang happy hournya tuh 69rb. trs pas di kasir tyt 96rb, otomatis kami jadi bingung kn, eh rupanya hari ni tuh weekend coy, jadinya tuh ya bener 96rb ud dpt potongan jg. ckckck, dan mayang pun hanya tertawa sementara gue adit dan emir senyum-senyum geje, hahahaha... abis tu pulang deh, eh makan dulu ding di samiasih (burjo gahul) baru pulang ke rumah masing-masing. hohoho
for me, today was FUN :)thanks God for everything
dimulai dari kuliah (ya saya memang masih kuliah, satu saja) metode dan praktek penelitian sejarah di jurusan sejarah. ngobrol dengan dosennya membahas masalah tugas akhir yang "cukup" berat: membuat skripsi versi mini, o yeah~! jadi mau gak mau (harus mau) gue kudu nge-garap itu skripsi mini, haha. menyenangkan lho kuliah di jurusan sejarah, gue dapet pengalaman baru dalam hal menerima pelajaran, ternyata dosennya lebih atraktif dengan mahasiswa jadi ya mahasiswanya gak segan-segan bertanya dan memperhatikan dengan 'ikhlas' materi yang disampein dosen. ikhlas disini dimaksudkan mahasiswanya sumringah begitu dosen datang dan memberi materi gak kayak pengalaman gue di sastra jepang, hanya beberapa dosen aja yang bisa begitu. bukan berarti gue membandingkan lho, cuma opini aja dan no offense :) :) semua punya style dan ciri khas masing-masing kan :D
lanjut siangnya sembari nunggu orasi calon ketua HIMAJE (Himpunan Mahasiswa Jepang)gue ngisi perut dulu, haha. ohya, yang agak nyebelin (sedikit) dari orasinya ini ialah tempatnya berubah dadakan, dari suatu sudut kampus menjadi di gedung lantai 3, daaann FYI, rapatny juga diundur satu jam. memang sih ada alasan logis dibalik itu semua, tapi..tapi..tetep aja agak-agak kurang pro sih (menurut gue) #Nyinyir but it was happened, no regret :P
trus tadi juga ada kejadian lucu dan menyenangkan between me and HIM (again), hahahahaha... yah gue ga munafik dan menampik fakta bahwa gue senang dengan apa yang sudah terjadi, masalahnya gue ga mau nganggep terlalu serius karena yaa ada pengalaman pahit (yang sangat panjang kalo diceritain) yang udah pernah gue rasain, haha :D
jadinya ya gue berusaha biasa dan tidak terlalu memikirkannya, karena bisa aja dia pun begitu ke orang (baca: cewek)lain kan, kekekekekk... *gila gue drtd ktawa trs*
sepenggal kejadian diatas cukup membuat gue gak bad mood.
dan puncaknya adalah KARAOKE, yes KARAOKE. yup, bermodalkan 4 orang geje yang terdampar di gurun orasi calon ketua HIIMAJE (baca: cencen, mayang, adit dan emir) memutuskan untuk karaoke setelah mendengar visi dan misi dari para calon tsb. awalnya kami mau ketambahan satu anggota lagi si sarah fithry atau lebih akrab dengan sapi :P
namun apa mau dikata, doi membatalkan utk ikut karaoke. akhirnya pergilah 4 utusan ini ke dunia bernama INUL VIZTA di ring road (ntahlah gtau gue) Jogja, yaudah kita dapet di small room dan mulailah kami nyanyi-nyanyi ga jelas, dari lagu korea-korea yang lagi nge-hip (dan cukup tau aja, ternyata emir dan adit itu jago cuy) ampe ke bollywood, mulai dari nilai 70-99 kita dapetin, hahahaha, joget2 ga jelas juga, yaa pokoknya kita ber-4 itu udah sebodo amat deh mau suara sumbang bin fals ampe merdu dan sesuai irama, yang penting have fun :) :)
terakhir ditutup dengan duet mayang adit nyanyi kuch-kuch hota hai (sori kalo penulisannya salah)suer deh angkat jempol buat adit, suaranya ud nyaingin sharukh khan, eh tyt si emir juga pengen ber-india ria nyanyi jugalah satu lagu terakhir (lupa judulnya) dan lagi-lagi dia juga bernyanyi dg baik bahkan ampek cengkok-cengkoknya dah, gue ama mayang cuman bisa "kyaaa..kyaaa, whhoaaa..., sasugaaa..." saking kaget mengetahui fakta terpendam ini, hehehhe...
nah pas mau bayar ini lucu banget, awalnya si mayang dengan pedenya bilang happy hournya tuh 69rb. trs pas di kasir tyt 96rb, otomatis kami jadi bingung kn, eh rupanya hari ni tuh weekend coy, jadinya tuh ya bener 96rb ud dpt potongan jg. ckckck, dan mayang pun hanya tertawa sementara gue adit dan emir senyum-senyum geje, hahahaha... abis tu pulang deh, eh makan dulu ding di samiasih (burjo gahul) baru pulang ke rumah masing-masing. hohoho
for me, today was FUN :)thanks God for everything
Label:
cerita gak penting :p,
curcol
Kamis, 08 Desember 2011
a simple moment but it was FUN
hari ini, gue sukses mendekatkan dan berusaha membuka diri terhadap seorang teman yang dulunya gue gak dekat and it was fun at all. gue bisa bertukar pikiran dan setelah lama berceloteh ternyata kami memiliki kesimpulan yang sama tentang sebuah hubungan pertemanan. kadang orang yang kita anggap orang terdekat dan kepercayaan kita pun bisa dengan mudahnya mengkhianati kita, kemudian fakta yang ada itu bisa dengan mudahnya berubah, lalu bisa saja awalnya orang mendukung kita akhirnya menjadi orang yang membelot lantas kita menjadi pihak yang salah atau bisa disebut kitalah (baca: saya) penjahatnya.
masih banyak sebenarnya, tapi itulah intinya. bahkan selama ini gak cuma gue yang punya pemikiran-pemikiran itu,ternyata dia juga, well I don't know with others mind or thought. gue merasa senang bercerita dan bertukar pikiran macam itu, lagi-lagi timbul pertanyaan: apakah memang orang yang berniat dan punya tujuan baik itu banyak cobaannya? apakah hanya orang-orang tertentu yang "dihadiahkan" berbagai macam tragedi oleh-Nya? yeah, itu cuma sekelebat pertanyaan yang menghampiri gue dan sebagai sedikit terapi untuk motivasi dan semangat diri. gue senang karena gue masih bisa cerita dan bertukar cerita membuat gue dan dia setingkat lebih dekat dari sebelumnya. oh satu lagi, ternyata pilih-pilih teman itu perlu dalam artian kita perlu memilih teman yang capable untuk kita saling berbagi suka dan duka bahkan sebuah rahasia, gak semuanya bisa dijadikan seperti itu karena ada aja makhluk comel di dunia ini. LOL
kalau cuma sekedar teman pada umumnya sih memang gak boleh pilih-pilih, dan ternyata teman (lebih spesifiknya) lingkaran pertemanan kita tuh menentukan masa depan kita dan tumbuh kembangnya kita. sadar atau ngga sadar itu yang akan ngebentuk kita mau jadinya gimana, yah ga semuanya sih punya pemikiran macam itu, tapi menurut gue ngaruh banget..
lalu, ada kebahagiaan lain yang menghampiri meskipun cuma simpel sih. ternyata yah memang masih ada yang peduli -bukan berarti teman lainnya gak peduli lho- sama gue, agak spesifik sih he gave me something yang bikin gue ketawa dan sedikit relax, hehe.. padahal gue gak cerita apa-apa ke dia bahkan gak mengeluh, tapi mungkin itu terbaca di raut wajah dan gerak tubuh (who knows?) the point is gue sangat berterimakasih dan bersyukur sama Tuhan, dan yah ini membuat gue lebih menghargai apa yang ada di sekitar gue.. :)
masih banyak sebenarnya, tapi itulah intinya. bahkan selama ini gak cuma gue yang punya pemikiran-pemikiran itu,ternyata dia juga, well I don't know with others mind or thought. gue merasa senang bercerita dan bertukar pikiran macam itu, lagi-lagi timbul pertanyaan: apakah memang orang yang berniat dan punya tujuan baik itu banyak cobaannya? apakah hanya orang-orang tertentu yang "dihadiahkan" berbagai macam tragedi oleh-Nya? yeah, itu cuma sekelebat pertanyaan yang menghampiri gue dan sebagai sedikit terapi untuk motivasi dan semangat diri. gue senang karena gue masih bisa cerita dan bertukar cerita membuat gue dan dia setingkat lebih dekat dari sebelumnya. oh satu lagi, ternyata pilih-pilih teman itu perlu dalam artian kita perlu memilih teman yang capable untuk kita saling berbagi suka dan duka bahkan sebuah rahasia, gak semuanya bisa dijadikan seperti itu karena ada aja makhluk comel di dunia ini. LOL
kalau cuma sekedar teman pada umumnya sih memang gak boleh pilih-pilih, dan ternyata teman (lebih spesifiknya) lingkaran pertemanan kita tuh menentukan masa depan kita dan tumbuh kembangnya kita. sadar atau ngga sadar itu yang akan ngebentuk kita mau jadinya gimana, yah ga semuanya sih punya pemikiran macam itu, tapi menurut gue ngaruh banget..
lalu, ada kebahagiaan lain yang menghampiri meskipun cuma simpel sih. ternyata yah memang masih ada yang peduli -bukan berarti teman lainnya gak peduli lho- sama gue, agak spesifik sih he gave me something yang bikin gue ketawa dan sedikit relax, hehe.. padahal gue gak cerita apa-apa ke dia bahkan gak mengeluh, tapi mungkin itu terbaca di raut wajah dan gerak tubuh (who knows?) the point is gue sangat berterimakasih dan bersyukur sama Tuhan, dan yah ini membuat gue lebih menghargai apa yang ada di sekitar gue.. :)
people around me
oh halo, setelah sekian lama tidak menulis dikarenakan berbagai macam hal dan alasan, gue kembali menulis.
belakangan ini gue mikir bahwa sudah banyak orang-orang yang hadir di dalam kehidupan gue selama ini (khususnya di Jogja)dan mereka memberikan banyak sekali manfaat bagi tumbuh kembangnya diri gue. mereka semua hadir di dalam kehidupan gue dengan berbagai macam "keunikan" yang dimiliki dan mereka semua berhasil membuat gue merasakan pahit manisnya kehidupan. teman-teman di kampus, kos, organisasi atau bahkan hanya teman nongkrong, semuanya begitu baik (dalam arti sebenarnya).
dengan begitu banyaknya mereka yang hadir di kehidupan gue dan memberikan begitu banyak manfaat serta pengalaman hidup yang berharga, timbul sebuah pertanyaan-lebih kepada diri sendiri- apakah gue sudah cukup baik dan berarti bagi semua teman-teman gue? karena sejujurnya, gue gak pernah menjadi "teman baik" bagi siapapun, kalo bisa diibaratkan dengan laut, -menurut gue- hubungan pertemanan antara gue dan teman-teman gue ini hanya baru sampai pada level permukaan agak sedikit ke dalam, belum mencapai dasar lautan which is gue gak pernah mengetahui mereka secara personal. mungkin-memang mungkin- ada beberapa individu yang sudah cukup dekat dengan gue, saling cerita berkeluh kesah dan lainnya, tapi di dalam diri gue timbul sebuah keraguan apakah benar kita memang dekat? oke gue mengakui disini gue sedikit skeptis namun,itu memang benar karena mereka memang tidak pernah in person tahu tentang gue. bukannya -bisa disebut sih- gue meragukan mereka, akan tetapi sampai detik ini gue nulis belum pernah ada orang (mereka) yang benar-benar ada ketika gue susah, kebanyakan dari mereka hanya hadir pada saat gue senang. ketika gue susah selalu aja ada seribu satu alasan kenapa mereka gak hadir di samping gue, tapi ketika senang mereka hadir -bahkan- tanpa gue undang, gue muak dengan hal macam itu. kemudian sisi baik dari diri gue mencoba mengambil alih pikiran gue dengan berfikir bahwa itu semua memang sudah "skenario" dari Tuhan yang berarti bahwa kamu memang belum diizinkan memiliki orang yg kamu inginkan karena kamu juga belum bisa memahami dirimu sendiri, gimana orang bisa memahami kamu. gue tersentak sih ketika memahami hal itu.
gue seharusnya lebih banyak meluangkan waktu lagi agar bisa memahami diri sendiri sebelum orang lain yang memahaminya. seharusnya gue lebih banyak bersyukur daripada mengeluhkan tentang bagaimana mereka bersikap. mungkin gue juga harus sadar diri bahwa gue ini belum bisa jadi seorang teman yang baik bagi orang lain, gue terkadang masih suka "bermulut pedas" terhadap beberapa orang, gue masih suka marah-marah tanpa alasan jelas. waktu dan dunia terus berjalan dan orang-orang berubah, apakah gue akan berubah menuju sebuah pribadi yang lebih baik lagi?
Sabtu, 14 Mei 2011
pemikiran gue aja sih
halo.
haha lama tak bersua dan lama gak nulis.
cih jadi kaku nih..
hem okelah tanpa basa-basi yang basi, langsung aja ya.
gue tiba-tiba suatu hari (entah kapan. lupa.) mikir bahwa seiring berkembangnya teknologi dan kemajuan global, kok gue merasa pergaulan pun semakin bebas dan menjadi-jadi ya? -menurut gue-
kenapa gue bisa bilang gitu? emm contohnya aja nih ya hubungan antara cewek dan cowok. bukan pacar. tapi udah berani minta yang-harusnya-elo-lakuin-dengan-pasangan hidup-lo.
tau kan maksud gue?
well, ngga munafik pacaran zaman sekarang pun udah -menurut gue- sangar dan cadaas. haha
ya elo udah ga bakal sungkan lagi sama pasangan lo, lo -sori ya- bisa cipok sana cipok sini, grepe-grepe (baca: meraba). meskipun itu tergantung dari pasangan dan orangnya ya (klise banget sih)kalo emang pacaran yang sewajarnya sih mereka bakalan pegangan tangan (itupun masih malu-malu) cipok juga paling jidat kayak zaman doeloe gitu deh. tapi jarang ada pasangan yang gitu, paling kalo masih ada yang kayak gitu bakalan diejek (mungkin) dn dibilang cupu.
ahh aduh emang ribet deh ah mempertahankan tradisi dan budaya ala Timur terutama Indonseia ditengah derasnya informasi dan kemajuan teknologi. harus pinter-pinternya kita aja gimana.
well, ini gue juga nulis cuman iseng dan -lebih tepatnya- karena gue gak habis pikir aja gak ada maksud apa-apa kok.. haha
haha lama tak bersua dan lama gak nulis.
cih jadi kaku nih..
hem okelah tanpa basa-basi yang basi, langsung aja ya.
gue tiba-tiba suatu hari (entah kapan. lupa.) mikir bahwa seiring berkembangnya teknologi dan kemajuan global, kok gue merasa pergaulan pun semakin bebas dan menjadi-jadi ya? -menurut gue-
kenapa gue bisa bilang gitu? emm contohnya aja nih ya hubungan antara cewek dan cowok. bukan pacar. tapi udah berani minta yang-harusnya-elo-lakuin-dengan-pasangan hidup-lo.
tau kan maksud gue?
well, ngga munafik pacaran zaman sekarang pun udah -menurut gue- sangar dan cadaas. haha
ya elo udah ga bakal sungkan lagi sama pasangan lo, lo -sori ya- bisa cipok sana cipok sini, grepe-grepe (baca: meraba). meskipun itu tergantung dari pasangan dan orangnya ya (klise banget sih)kalo emang pacaran yang sewajarnya sih mereka bakalan pegangan tangan (itupun masih malu-malu) cipok juga paling jidat kayak zaman doeloe gitu deh. tapi jarang ada pasangan yang gitu, paling kalo masih ada yang kayak gitu bakalan diejek (mungkin) dn dibilang cupu.
ahh aduh emang ribet deh ah mempertahankan tradisi dan budaya ala Timur terutama Indonseia ditengah derasnya informasi dan kemajuan teknologi. harus pinter-pinternya kita aja gimana.
well, ini gue juga nulis cuman iseng dan -lebih tepatnya- karena gue gak habis pikir aja gak ada maksud apa-apa kok.. haha
Langganan:
Postingan (Atom)