saya ingin bertanya. tapi kepada siapa? dinding kamarku yang berwarna pucat dan dingin? atau pada buku-buku yang tergeletak sembarangan? atau pada diriku yang sedang berusaha menjernihkan pikiran dan membersihkan diri? mungkin seharusnya aku bertanya padaMu saja.
mengapa aku diliputi perasaan yang gundah gulana seperti ini?
perasaan yang bersemayam belakangan ini dan siap menyerangku, bahkan orang lain yang tidak ada hubungannya pun bisa terkena serangannya. dammit!
apakah ada caranya untuk menamengi diri, pikiran dan jiwaku dari serangan mematikan ini? oh please help me to find out!!
apakah ini semua disebabkan aku terlanjur sayang dan mencintai orang itu dengan sepenuh hatiku sehingga aku sangat takut kehilangan (lagi) ?
mungkin hal tersebut menjadi hal paling mendasar bagiku.
boleh saja orang menyebutku orang yang tidak rasional karena memiliki perasaan macam itu.
menyebutku konyol dan kekanakan atau mungkin egois. mereka TIDAK begitu tahu tentangku dan dirinya. tapi aku tetap menerima masukan dari mereka yang cukup peduli dengan keadaanku. terimakasih kuucapkan.
aku ingin bertanya, apakah hal itu biasa bagi kalian wahai orang-orang yang sedang membaca atau melihat sekilas tulisan ini. ataukah hanya diriku saja yang terlalu berlebihan menanggapi semua yang terjadi di sekitarku?
hanya satu yang aku tahu pasti dan ingin kukatakan: aku tidak mau kehilangan orang itu, yang sudah berhasil membuatku merasakan apa itu namanya CINTA.
Rabu, 16 September 2009
Minggu, 16 Agustus 2009
sibuk
satu kata yang bisa bikin sepuluh, seratus bahkan mungkin seribu cerita.
sibuk membuat orang jadi susah bertemu, karena alasan capek atau bentrok dengan jadwal atau mungkin ada sedikit rasa malas dan ingin beristirahat.
sibuk membuat orang secara tidak sadar menjadi egois. (menurut saya pribadi)
sibuk membuat orang menjadi cepat naik darah dan berpikir pendek
sibuk membuat orang menjadi jarang berkomunikasi kemudian timbul salah paham dan (mungkin) rasa bersalah
sibuk membuat orang jadi stres
tapi di sisi lain sibuk memberikan kita manfaat dan pelajaran
- bagaimana mengatur waktu dan jadwal yang baik
- bagaimana menjaga komunikasi tetap lancar
- bagaimana cara kita menghadapi masalah yang timbul karena kita sibuk
membuat kita lebih menghargai waktu luang yang ada (baik dengan keluarga, diri sendiri atau bahkan dengan pacar)
membuat kita menghargai diri sendiri dan orang lain
membuat kita agar lebih memperhatikan kesehatan dan hal yang kita anggap sepele sebelumnya
sibuk bisa membuat saya dan pacar saya sedikit bersitegang. membuat saya merasa bersalah dan tidak berguna karena selalu tidak ada dan tidak bisa ketika dibutuhkan.
membuat saya marah dengan diri sendiri
membuat saya bingung harus bersikap bagaimana ketika saya ingin memperbaiki diri.
membuat saya lupa akan hal-hal lain yang sangat penting bagi saya.
membuat saya dan seluruh waktu saya tersita dengan apa yang saya kerjakan.
saya tidak mengeluh, saya hanya mengutarakan apa yang saya alami dan rasakan. saya tahu konsekuensi yang akan terjadi ketika saya memutuskan untuk mengambil peran saya sekarang. saya tahu saya bakal sibuk dan mondar mandir sehingga jarang bertemu dengan dia atau bahkan dengan yang lain. boleh saja saya disebut sombong atau apalah namanya, tapi itu bukan kehendak saya. saya berusaha menyeimbangkan semuanya, menyamaratakan porsinya. tapi kenyataan berkata lain, porsi saya untuk peran yang saya ambil ternyata lebih banyak dibanding yang lain. sampai saya tidak sempat mengurus diri saya sendiri. belum lagi nanti ketika saya sudah masuk kuliah, akan menjadi hal yang lebih berat lagi.
saya mencoba bijaksana dan dewasa, tapi saya belum bisa, saya masih kekanakan dan sangat egois. mungkin memang pantas dia marah dan sangat kecewa dengan saya.
saya harap saya masih diberi waktu dan kesempatan untuk memperbaiki keadaan kacau yang secara tidak sadar sudah saya buat. saya hanya bisa bilang maaf. tak ada kata lain.
sibuk membuat orang jadi susah bertemu, karena alasan capek atau bentrok dengan jadwal atau mungkin ada sedikit rasa malas dan ingin beristirahat.
sibuk membuat orang secara tidak sadar menjadi egois. (menurut saya pribadi)
sibuk membuat orang menjadi cepat naik darah dan berpikir pendek
sibuk membuat orang menjadi jarang berkomunikasi kemudian timbul salah paham dan (mungkin) rasa bersalah
sibuk membuat orang jadi stres
tapi di sisi lain sibuk memberikan kita manfaat dan pelajaran
- bagaimana mengatur waktu dan jadwal yang baik
- bagaimana menjaga komunikasi tetap lancar
- bagaimana cara kita menghadapi masalah yang timbul karena kita sibuk
membuat kita lebih menghargai waktu luang yang ada (baik dengan keluarga, diri sendiri atau bahkan dengan pacar)
membuat kita menghargai diri sendiri dan orang lain
membuat kita agar lebih memperhatikan kesehatan dan hal yang kita anggap sepele sebelumnya
sibuk bisa membuat saya dan pacar saya sedikit bersitegang. membuat saya merasa bersalah dan tidak berguna karena selalu tidak ada dan tidak bisa ketika dibutuhkan.
membuat saya marah dengan diri sendiri
membuat saya bingung harus bersikap bagaimana ketika saya ingin memperbaiki diri.
membuat saya lupa akan hal-hal lain yang sangat penting bagi saya.
membuat saya dan seluruh waktu saya tersita dengan apa yang saya kerjakan.
saya tidak mengeluh, saya hanya mengutarakan apa yang saya alami dan rasakan. saya tahu konsekuensi yang akan terjadi ketika saya memutuskan untuk mengambil peran saya sekarang. saya tahu saya bakal sibuk dan mondar mandir sehingga jarang bertemu dengan dia atau bahkan dengan yang lain. boleh saja saya disebut sombong atau apalah namanya, tapi itu bukan kehendak saya. saya berusaha menyeimbangkan semuanya, menyamaratakan porsinya. tapi kenyataan berkata lain, porsi saya untuk peran yang saya ambil ternyata lebih banyak dibanding yang lain. sampai saya tidak sempat mengurus diri saya sendiri. belum lagi nanti ketika saya sudah masuk kuliah, akan menjadi hal yang lebih berat lagi.
saya mencoba bijaksana dan dewasa, tapi saya belum bisa, saya masih kekanakan dan sangat egois. mungkin memang pantas dia marah dan sangat kecewa dengan saya.
saya harap saya masih diberi waktu dan kesempatan untuk memperbaiki keadaan kacau yang secara tidak sadar sudah saya buat. saya hanya bisa bilang maaf. tak ada kata lain.
Jumat, 03 Juli 2009
kenapa rasa sesal selalu datang belakangan???
gue benar-benar menyadari bahwa memang kita selalu menyesal belakangan. selalu saja begitu. jadi kita senang dan menikmati dulu kegiatan kita tanpa mengindahkan omongan orang-orang, namun ketika dihadapkan dengan hasil akhirnya, kita sangat menyesal. menyesal mengapa kita dulu gak ngikutin apa yang dibilang orang. padahal kita sendiri tau, kalo misalnya kita gak berusaha hasilnya pasti gak maksimal juga. ah ntahlah, intinya gue shock bgt. dan diliputi rasa sesal yang sangat mendalam. i hope i can fix my mistake. but, there's no miracle around me, meskipun gue udah berusaha.
Senin, 22 Juni 2009
i hate this feeling
ntah kenapa gue punya feeling gak enak.
mengenai gue..
gue ngerasa takut, jealous, freak. gue ga bisa ngejelasin gimana rasanya perasaan gue sekarang ini. campur aduk gak karuan.
di satu sisi gue gak mau jahat sama orang itu, gue pengen setulusnya, tapi di satu sisi gue gak mau 100%. knapa? karena gue takut, gue punya trauma tersendiri. (gue gbs ceritain, trllu sakit)
gue berusaha buat ngilangin trauma gue,, tapi ya hasilnya jadi gak maksimal..
gue takut kadang gue cuman dibohongin, gue cuman jadi pelarian. gue jadi susah buat percaya bahwa ada orang yg bener2 tulus sama gue.. tapi bukan berarti gue nyesel. gue mensyukurinya kok. tapi ya namanya juga manusia kan,, jauh dari apa yang disebut sempurna. mudah2n aja kali ini feeling gue salah, dan gue pengen bgt bisa ngasih yang terbaik.. AMIN.
mengenai gue..
gue ngerasa takut, jealous, freak. gue ga bisa ngejelasin gimana rasanya perasaan gue sekarang ini. campur aduk gak karuan.
di satu sisi gue gak mau jahat sama orang itu, gue pengen setulusnya, tapi di satu sisi gue gak mau 100%. knapa? karena gue takut, gue punya trauma tersendiri. (gue gbs ceritain, trllu sakit)
gue berusaha buat ngilangin trauma gue,, tapi ya hasilnya jadi gak maksimal..
gue takut kadang gue cuman dibohongin, gue cuman jadi pelarian. gue jadi susah buat percaya bahwa ada orang yg bener2 tulus sama gue.. tapi bukan berarti gue nyesel. gue mensyukurinya kok. tapi ya namanya juga manusia kan,, jauh dari apa yang disebut sempurna. mudah2n aja kali ini feeling gue salah, dan gue pengen bgt bisa ngasih yang terbaik.. AMIN.
Kamis, 18 Juni 2009
takut
gue sama sekali gatau kenapa gue takut.
gak jelas.
bahkan gue gak tau kenapa gue musti takut.
FREAK bgt kan gue.
errggh!!
kemaren malem, gue mendadak kebangun (11.00pm) dan gue ga bisa tidur lagi. gue gelisah, mondar mandir, tidur juga bolak balik posisinya. trus pikiran gue mendadak mikir yang aneh-aneh (gue gabisa nyeritain secara spesifik, maaf) dan ada hubungannya dengan perasaan gue. gue bener-bener takut sampe gue nangis. oh God, nangis di hampir tengah malam? NICE.
gue gabisa mendeskripsikan gimana rasa takut gue, gue aja bingung. tapi yang pasti gue takut kehilangan 2 orang yang terpenting dalam hidup gue. kenapa? karena mereka berdua bisa bikin gue nyaman banget kalo ada di samping mereka. gue takut beneran kehilangan karena gue belum siap.. bahkan gue belum bisa ngasih yang terbaik ke mereka. they're important to me.
mudah2n gue dikasih waktu. biar gue bisa mempersembahkan sesuatu sama mereka. AMINN.
gak jelas.
bahkan gue gak tau kenapa gue musti takut.
FREAK bgt kan gue.
errggh!!
kemaren malem, gue mendadak kebangun (11.00pm) dan gue ga bisa tidur lagi. gue gelisah, mondar mandir, tidur juga bolak balik posisinya. trus pikiran gue mendadak mikir yang aneh-aneh (gue gabisa nyeritain secara spesifik, maaf) dan ada hubungannya dengan perasaan gue. gue bener-bener takut sampe gue nangis. oh God, nangis di hampir tengah malam? NICE.
gue gabisa mendeskripsikan gimana rasa takut gue, gue aja bingung. tapi yang pasti gue takut kehilangan 2 orang yang terpenting dalam hidup gue. kenapa? karena mereka berdua bisa bikin gue nyaman banget kalo ada di samping mereka. gue takut beneran kehilangan karena gue belum siap.. bahkan gue belum bisa ngasih yang terbaik ke mereka. they're important to me.
mudah2n gue dikasih waktu. biar gue bisa mempersembahkan sesuatu sama mereka. AMINN.
Rabu, 27 Mei 2009
contekan dari FB. ahaha
err, sebagian besar benar lho kawand kawandku sekalian, hahaha... baca dengan hati dan otak kebuka ya. (tp jgn sampe ngebelah kepala lo jadi dua dulu) hehehe, ngawurism. :)
Pendamai
Mudah menerima, suka menyenangkan orang lain, dan mendukung. Pribadi semacam ini mencoba menyatu dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya. Penurut, menyesuaikan diri, dan seringkali tak bisa mengendalikan kemarahannya. Keunggulan : menyenangkan, tenang, murah hati, sabar, menerima, diplomatis, dan berpikiran terbuka. Kejelekan : terasing, pelupa, keras kepala, obsesif, apatis, pasif-agresif, dan tidak asertif. Cara bergaul dengan saya : Jika kamu ingin agar saya melakukan sesuatu, cara memintanya sangat penting bagi saya. Saya sangat tidak suka ekspektasi atau tekanan dari orang lain. Saya senang mendengarkan dan melayani, tapi jangan manfaatkan ini. Dengarkan hingga saya selesai berbicara, meski saya sedikit berbelit-belit. Berikan saya waktu untuk menyelesaikan sesuatu dan mengambil keputusan. Tidak apa-apa, jika kamu mendorong saya degan halus dan tanpa menghakimi. Berikan saya pertanyaan, hingga saya bisa memahami masalah saya. Katakanlah jika kamu menyukai penampilan saya. Saya tidak menolak pujian. Saya suka diskusi yang baik, bukan perdebatan. Beri tahu saya, bahwa kamu suka pada apa yang telah saya kerjakan atau katakan. Tertawalah bersama saya dan nikmatilah keceriaan hidup bersama saya.
Sabtu, 23 Mei 2009
c.e.n.g.e.n.g
C E N G E N G
gue emang cengeng
gue emang manja
gue emang ga tahan sakit
lantas kenapa?
emang salah kalo gue gitu?
salah kalo gue punya sisi lain yang kayak gitu?
gak selamanya kan gue harus make topeng gue?
pengen banget ngelepas topeng gue yang berat.
tapi kenapa pas gue udah berusaha ngelepas, banyak orang yang mencemooh gue?
ga mau terima kenyataan dan sisi buruk dari diri gue?
dammit!!
aku marah sama kamu
aku marah sama diriku
kenapa sih?
kenapa juga aku selalu membohongi diriku?
kenapa aku ga pernah bisa jujur sedikit aja sama diriku.
aku malah sok tegar dan sok ga butuh.
munafik banget diriku. dan itu menyedihkan, karena aku ga suka orang munafik.
haha, i hate my self.
pengen nangis lepas dan kenceng.
tapi selalu aja gabisa.
kayak ada yang nahan dari dalem dan ngebuat gue biar ga nangis.
dan gue beneran ga nangis.
tapi apa hasilnya coba?
gue jadi kayak boneka.
bagus tapi gak hidup.
nyata tapi tak memiliki jiwa.
hampa.
kosong.
gada isinya.
padahal aslinya cengeng, tapi seiring berjalannya waktu dan semakin bertambah umur, dan mungkin juga faktor kedewasaan yang maksa gue jadi ga cengeng lagi.
ya ada juga sisi positifnya. tapi ketika gue butuh nangis, gue malah gabisa. gue lupa caranya menangis. yang ada cuman rasa sakit dan pilu dihati tapi airmata gue ga keluar. kering.
hati gue lama-lama udah mulai dingin dan mengeras.
gue gatau gimana cara melelehkannya.
pengen banget bisa nangis buat ngilangin rasa berat. yaa paling gak nguranginlah.
oke masih banyak cara buat ngurangin beban. tapi kan setiap orang beda-beda caranya. bagi gue, yang paling efektif adalah menangis dan bersenang-senang sepuasnya. untuk kasus yang sekarang, gue butuh nangis. sangat butuh.
gue emang cengeng
gue emang manja
gue emang ga tahan sakit
lantas kenapa?
emang salah kalo gue gitu?
salah kalo gue punya sisi lain yang kayak gitu?
gak selamanya kan gue harus make topeng gue?
pengen banget ngelepas topeng gue yang berat.
tapi kenapa pas gue udah berusaha ngelepas, banyak orang yang mencemooh gue?
ga mau terima kenyataan dan sisi buruk dari diri gue?
dammit!!
aku marah sama kamu
aku marah sama diriku
kenapa sih?
kenapa juga aku selalu membohongi diriku?
kenapa aku ga pernah bisa jujur sedikit aja sama diriku.
aku malah sok tegar dan sok ga butuh.
munafik banget diriku. dan itu menyedihkan, karena aku ga suka orang munafik.
haha, i hate my self.
pengen nangis lepas dan kenceng.
tapi selalu aja gabisa.
kayak ada yang nahan dari dalem dan ngebuat gue biar ga nangis.
dan gue beneran ga nangis.
tapi apa hasilnya coba?
gue jadi kayak boneka.
bagus tapi gak hidup.
nyata tapi tak memiliki jiwa.
hampa.
kosong.
gada isinya.
padahal aslinya cengeng, tapi seiring berjalannya waktu dan semakin bertambah umur, dan mungkin juga faktor kedewasaan yang maksa gue jadi ga cengeng lagi.
ya ada juga sisi positifnya. tapi ketika gue butuh nangis, gue malah gabisa. gue lupa caranya menangis. yang ada cuman rasa sakit dan pilu dihati tapi airmata gue ga keluar. kering.
hati gue lama-lama udah mulai dingin dan mengeras.
gue gatau gimana cara melelehkannya.
pengen banget bisa nangis buat ngilangin rasa berat. yaa paling gak nguranginlah.
oke masih banyak cara buat ngurangin beban. tapi kan setiap orang beda-beda caranya. bagi gue, yang paling efektif adalah menangis dan bersenang-senang sepuasnya. untuk kasus yang sekarang, gue butuh nangis. sangat butuh.
Langganan:
Postingan (Atom)