Selasa, 26 Januari 2010

whats's on my mind

well hello...
:0

errr.. setelah gue logout facebook, tiiba-tiiba terlintas di pikiran gue bahwa :

kalo kamu memiliki batu permata yang sangat berharga, dan semakin hari semakin menyayangi batu itu, maka rasa takutmu akan kehilangan batu tersebut makin besar.
dan kamu gak bakal tau kapan batu permata berharga yang kamu sayang itu hilang atau dicuri perampok. yang bisa kamu lakuin adalah menjaga dan mengawasi batu yang kmu sayangi itu biar gak ilang.


errr.. itu cuman selintas pemikiran yang mampir di otak gue yang mulai karatan akibat libur.. ntah bener ato gak, sometimes gue ngerasa kayak perumpamaan/pemikiran gue yang diatas..

Kamis, 21 Januari 2010

nothing

hello.
akhirnya gue ngeblog lagi..
hahaha!

ada beberapa insiden yang bikin gue ga ngeblog untuk waktu yang lama
1. pindah kosan = sambungan internet putus
2. lupa account buat log in

tapi sekarang semua udah beres. soalnya gue udah inget dan gue lagi liburan di rumah, jadinya koneksi internet lancar! hahhahaha...


oke. preface cukup segitu

gue mau share sedikit tentang problematika yang saya hadapi.
tentang suatu hubungan antar manusia, pria dan wanita.
antara saya dengan pasangan saya..


gue merasa sedikit aneh. can't explain it well.. gue merasa "jauh" padahal sebelum gue ke jakarta kita fine-fine aja. bahkan merasa senang dan dekat.
tapi udah beberapa hari ini kita jadi aneh. gue ngerasa dia dingin dan jauh banget sampe gue gak bisa menjangkaunya. apakah gue yang terlalu sensitif dan lebay? menurut gue enggak.
gue merasa gak dibtuhin dan "terbuang". kondisi dia saat ini yang gue tau adalah sakit. apa iya, cuma karena sakit lantas mood bisa berubah sedemkian drastis? gue udah berusaha bersikap netral dan menghiburnya, memberikan dukungan. tapi kenapa dia tetap begitu? harus sesabar apalagi saya? kadang gue ngerasa putus asa, tapi gue ga tau harus minta support dari siapa.
gue butuh dukungan secara mental. terutama dari dia. biar gue tau kalo gue ternyata masih berguna dan ada artinya buat dia. gue binguung harus bersikap gimana lagi. gak ada yang bisa gue ajak ngomong bener-bener dari hati ke hati. yang gue lakukan dan yang cuma bisa gue lakuin yaa cerita di buku elekronik ini.

gue bakal tetap tegar dan ngadepin ini dengan senyuman. berdoa agar Tuhan bantu gue. yang pasti, gue syg sama orang tua itu...


*sorry kalo bingung baca postingan ini, krn gue juga bingung. jadinya berantakan gini deh*

Rabu, 16 September 2009

asking

saya ingin bertanya. tapi kepada siapa? dinding kamarku yang berwarna pucat dan dingin? atau pada buku-buku yang tergeletak sembarangan? atau pada diriku yang sedang berusaha menjernihkan pikiran dan membersihkan diri? mungkin seharusnya aku bertanya padaMu saja.

mengapa aku diliputi perasaan yang gundah gulana seperti ini?
perasaan yang bersemayam belakangan ini dan siap menyerangku, bahkan orang lain yang tidak ada hubungannya pun bisa terkena serangannya. dammit!
apakah ada caranya untuk menamengi diri, pikiran dan jiwaku dari serangan mematikan ini? oh please help me to find out!!

apakah ini semua disebabkan aku terlanjur sayang dan mencintai orang itu dengan sepenuh hatiku sehingga aku sangat takut kehilangan (lagi) ?
mungkin hal tersebut menjadi hal paling mendasar bagiku.

boleh saja orang menyebutku orang yang tidak rasional karena memiliki perasaan macam itu.
menyebutku konyol dan kekanakan atau mungkin egois. mereka TIDAK begitu tahu tentangku dan dirinya. tapi aku tetap menerima masukan dari mereka yang cukup peduli dengan keadaanku. terimakasih kuucapkan.

aku ingin bertanya, apakah hal itu biasa bagi kalian wahai orang-orang yang sedang membaca atau melihat sekilas tulisan ini. ataukah hanya diriku saja yang terlalu berlebihan menanggapi semua yang terjadi di sekitarku?
hanya satu yang aku tahu pasti dan ingin kukatakan: aku tidak mau kehilangan orang itu, yang sudah berhasil membuatku merasakan apa itu namanya CINTA.

Minggu, 16 Agustus 2009

sibuk

satu kata yang bisa bikin sepuluh, seratus bahkan mungkin seribu cerita.

sibuk membuat orang jadi susah bertemu, karena alasan capek atau bentrok dengan jadwal atau mungkin ada sedikit rasa malas dan ingin beristirahat.

sibuk membuat orang secara tidak sadar menjadi egois. (menurut saya pribadi)

sibuk membuat orang menjadi cepat naik darah dan berpikir pendek

sibuk membuat orang menjadi jarang berkomunikasi kemudian timbul salah paham dan (mungkin) rasa bersalah

sibuk membuat orang jadi stres


tapi di sisi lain sibuk memberikan kita manfaat dan pelajaran

- bagaimana mengatur waktu dan jadwal yang baik
- bagaimana menjaga komunikasi tetap lancar
- bagaimana cara kita menghadapi masalah yang timbul karena kita sibuk

membuat kita lebih menghargai waktu luang yang ada (baik dengan keluarga, diri sendiri atau bahkan dengan pacar)
membuat kita menghargai diri sendiri dan orang lain
membuat kita agar lebih memperhatikan kesehatan dan hal yang kita anggap sepele sebelumnya

sibuk bisa membuat saya dan pacar saya sedikit bersitegang. membuat saya merasa bersalah dan tidak berguna karena selalu tidak ada dan tidak bisa ketika dibutuhkan.

membuat saya marah dengan diri sendiri
membuat saya bingung harus bersikap bagaimana ketika saya ingin memperbaiki diri.
membuat saya lupa akan hal-hal lain yang sangat penting bagi saya.
membuat saya dan seluruh waktu saya tersita dengan apa yang saya kerjakan.

saya tidak mengeluh, saya hanya mengutarakan apa yang saya alami dan rasakan. saya tahu konsekuensi yang akan terjadi ketika saya memutuskan untuk mengambil peran saya sekarang. saya tahu saya bakal sibuk dan mondar mandir sehingga jarang bertemu dengan dia atau bahkan dengan yang lain. boleh saja saya disebut sombong atau apalah namanya, tapi itu bukan kehendak saya. saya berusaha menyeimbangkan semuanya, menyamaratakan porsinya. tapi kenyataan berkata lain, porsi saya untuk peran yang saya ambil ternyata lebih banyak dibanding yang lain. sampai saya tidak sempat mengurus diri saya sendiri. belum lagi nanti ketika saya sudah masuk kuliah, akan menjadi hal yang lebih berat lagi.

saya mencoba bijaksana dan dewasa, tapi saya belum bisa, saya masih kekanakan dan sangat egois. mungkin memang pantas dia marah dan sangat kecewa dengan saya.
saya harap saya masih diberi waktu dan kesempatan untuk memperbaiki keadaan kacau yang secara tidak sadar sudah saya buat. saya hanya bisa bilang maaf. tak ada kata lain.

Jumat, 03 Juli 2009

kenapa rasa sesal selalu datang belakangan???

gue benar-benar menyadari bahwa memang kita selalu menyesal belakangan. selalu saja begitu. jadi kita senang dan menikmati dulu kegiatan kita tanpa mengindahkan omongan orang-orang, namun ketika dihadapkan dengan hasil akhirnya, kita sangat menyesal. menyesal mengapa kita dulu gak ngikutin apa yang dibilang orang. padahal kita sendiri tau, kalo misalnya kita gak berusaha hasilnya pasti gak maksimal juga. ah ntahlah, intinya gue shock bgt. dan diliputi rasa sesal yang sangat mendalam. i hope i can fix my mistake. but, there's no miracle around me, meskipun gue udah berusaha.

Senin, 22 Juni 2009

i hate this feeling

ntah kenapa gue punya feeling gak enak.
mengenai gue..
gue ngerasa takut, jealous, freak. gue ga bisa ngejelasin gimana rasanya perasaan gue sekarang ini. campur aduk gak karuan.
di satu sisi gue gak mau jahat sama orang itu, gue pengen setulusnya, tapi di satu sisi gue gak mau 100%. knapa? karena gue takut, gue punya trauma tersendiri. (gue gbs ceritain, trllu sakit)
gue berusaha buat ngilangin trauma gue,, tapi ya hasilnya jadi gak maksimal..
gue takut kadang gue cuman dibohongin, gue cuman jadi pelarian. gue jadi susah buat percaya bahwa ada orang yg bener2 tulus sama gue.. tapi bukan berarti gue nyesel. gue mensyukurinya kok. tapi ya namanya juga manusia kan,, jauh dari apa yang disebut sempurna. mudah2n aja kali ini feeling gue salah, dan gue pengen bgt bisa ngasih yang terbaik.. AMIN.

Kamis, 18 Juni 2009

takut

gue sama sekali gatau kenapa gue takut.
gak jelas.
bahkan gue gak tau kenapa gue musti takut.
FREAK bgt kan gue.
errggh!!

kemaren malem, gue mendadak kebangun (11.00pm) dan gue ga bisa tidur lagi. gue gelisah, mondar mandir, tidur juga bolak balik posisinya. trus pikiran gue mendadak mikir yang aneh-aneh (gue gabisa nyeritain secara spesifik, maaf) dan ada hubungannya dengan perasaan gue. gue bener-bener takut sampe gue nangis. oh God, nangis di hampir tengah malam? NICE.
gue gabisa mendeskripsikan gimana rasa takut gue, gue aja bingung. tapi yang pasti gue takut kehilangan 2 orang yang terpenting dalam hidup gue. kenapa? karena mereka berdua bisa bikin gue nyaman banget kalo ada di samping mereka. gue takut beneran kehilangan karena gue belum siap.. bahkan gue belum bisa ngasih yang terbaik ke mereka. they're important to me.


mudah2n gue dikasih waktu. biar gue bisa mempersembahkan sesuatu sama mereka. AMINN.